Minggu, 15 Januari 2012

CONFLICT OF INTEREST


Conflict of interest adalah sebuah konflik berkepentingan yang terjadi ketika sebuah individu atau organisasi yang terlibat dalam berbagai kepentingan, salah satu yang mungkin bisa merusak motivasi untuk bertindak dalam lainnya.
Sebuah konflik kepentingan hanya bisa ada jika seseorang atau kesaksian dipercayakan dengan ketidakberpihakan beberapa; jumlah sedikit kepercayaan diperlukan untuk menciptakannya. Adanya konflik kepentingan adalah independen dari pelaksanaan ketidakpantasan. Oleh karena itu, konflik kepentingan dapat ditemukan dan dijinakkan secara sukarela sebelum korupsi pun terjadi. Contoh beberapa pekerjaan dimana konflik kepentingan adalah kemungkinan besar yang harus dihadapi atau ditemukan meliputi: polisi , pengacara , hakim , adjuster asuransi , politikus , insinyur , eksekutif, direktur sebuah perusahaan , penelitian medis ilmuwan, dokter , penulis, dan editor.
Maka dari pada itu kita bisa mendefinisikan konflik kepentingan sebagai situasi di mana seseorang memiliki atau pribadi yang cukup kepentingan pribadi untuk muncul untuk mempengaruhi tujuan pelaksanaan tugas-nya resmi atau sebagai, katakanlah, seorang pejabat publik, karyawan, atau profesional.
Sebuah konflik kepentingan bisa eksis dalam beberapa jenis situasi:
  • Dengan pejabat publik yang kepentingan pribadi bertentangan dengan jabatannya profesionalnya.
  • Dengan karyawan yang bekerja untuk satu perusahaan tetapi yang mungkin memiliki kepentingan pribadi yang bersaing dengan kerjanya.
  • Dengan orang yang memiliki posisi otoritas dalam satu organisasi yang bertentangan dengan kepentingan-nya dalam organisasi lain.
  • Dengan orang yang memiliki tanggung jawab yang saling bertentangan.
Tidak hanya itu ada hal-hal penting yang kita dapat perhatikan untuk mengetahui konflik berkepentingan ini, antara lain :
1. Konflik berkepentingan nyata dan dapat di bayangkan.
Pada umumnya konflik berasal dari peraturan yang kita gunakan dengan komunitas kita dan untuk alasan tersebut, konflik menjadi bagian nyata dibanding peraturan yang kita buat. Oleh sebab itu sering terlihat nya sebuah konflik sulit untuk dihindari. Dan ada alasan yang masuk akal yang membuat konflik berkepentingan dapat diterima dan tidak harus . Tapi paling tidak khalayak harus diberitahu kondisinya.
Satu masalah yang biasa ada dari sikap media dimana media profesional melihat pontesi dari konflik berkepentingan dapat menarik banyak perhatian yang di jadikan awal dari sebuah pemberitaan.
Media massa adalah sebuah bisnis besar dan tergantung dari banyaknya iklan yang mendukung mereka. Bagian editorial lebih menekankan sisi komersil untuk sehari-harinya. kebanyakan koran dan media penyiaran mengasingkan integritas jurnalistik dari tekanan komersil.
Beberapa organisasi berita juga dimiliki oleh perusahaan yang kesetiaannya lebih ke dasar dibandingkan kebebasan jurnalistik. ABC contohnya, ABC dimiliki oleh Walt Disney Company.
Di dunia media kemungkinan pengunaaan konflik berkepentingan sangat tidak terhingga dan ini menjadi kewajiban pengurus media untuk lebih sensitif kepada masalah etika akibat dari konflik yang ada.

2. Menyadari konflik : pada keadaan tersulit.
Jika kita menghindari konflik atau paling tidak belajar untuk mengikuti mereka,
kita harus mengerti dan belajar untuk apa konflik itu ada. Beberapa orang menjadi tidak sadar akibat dari perbuatan mereka.
Walaupun demikian konflik berkepentingan bisa berasal dari segala macam situasi. Profesionalisme media pada konflik berkepentingan ini terdapat 3 area yang spesifik :
a. Hubungan yang saling bertentangan
Memang sulit untuk memberikan2 hal besar. Sikap dari kepribadian kita tentu saja terbatas, ketika kita ikut serta didalam sebuah konflik yang saling bertentangan. Beberapa contoh hubungan yang saling bertentangan adalah checkbook journalism, personal relationship, dan the journalist as citizen.
b. Partisipasi publik yang bertentangan
Dua sisi dalam jurnalism. Kadang didalam dunia jurnalis ada dua sisi yang saling bertentangan dimana pastisipasi publik kadang tidak sesuai dengan keinginan dari media. Hal ini tentu saja membuat media dihadapkan pada suatu kondisi yang bertentangan dimana di satu sisi mereka harus mendapatkan partisipasi publik tapi di satu sisi juga mereka harus mendapat kan berita yang bisa menimbulkan partisipasi publik yang sesuai keinginan mereka.
c. Kepentingan pribadi dan maksud tersembunyi
Konflik yang ada antara profesionalisme media dan kepentingan pribadi dengan maksud tersembunyi terkadang menimbulkan banyak pertanyaan. Tidak beruntung nya kepentingan pribadi dan maksud tersembunyi didalam sebuah media profesional tidak akan terjadi pada sebuah organisasi berita yang editornya dapat memilih dan menggunakan kedua hal ini secara tepat dan sesuai.

3. Pendekatan untuk menangani konflik yang berkepentingan.
Biasanya, tidak menghilangkan masalah dan menjelaskan masalah yang ada bisa menjadi salah satu penanganan konflik ini.
Terdapat 3 hal yang di ikuti dan bisa berubah menjadi petunjuk moral dan dijadikan standart dari sebuah proses moral.
Pertama, tentu saja tujuan dari penyelesaian konflik harus dihindari dari konflik pribadi seperti ke profesionalan media dalam membuat berita.
Kedua, jika konflik tidak bisa di antisipasi, untuk mengatasi sebuah dilema, walaupun faktanya telah ada. Misal kantor penerbit koran tidak bisa menangani masalah yang timbul didalam perusahaan nya yang bisa dijadikan sebuah pemberitaan tetapi jika koran tersebut menutup nutupi cerita sebenarnya, mereka harus menganggap diri mereka terhindar dari konflik berkepentingan.
Ketiga, jika konflik kepentingan tidak bisa dihindari, ini harus di beritahu kepada publik atau klien.

4. Konflik kepentingan : studi kasus
Terdapat beberapa kasus mengenai konflik kepentingan. Misalnya PR practitioner yang menjadi aktivis politik, tes DNA : media memanggil hakim dalam kasus kematian warga kulit hitam di amerika. Kemudian kasus gen atau warna kulit di amerika.

REAL

Conflict of Interest Penegakan Hukum di Indonesia

Komitmen Indonesia sebagai negara hukum tentu tidak hanya didengungkan dalam ruang legalistik positivistik semata. Tidak hanya dikurung dalam konstitusi seperti postulasi di awal tulisan ini, namun dapat dibuktikan secara aktual dan faktual. Akan tetapi negara hukum Indonesia akan terbayar murah dan status negara hukumnya terancam dengan melihat adanya praktik- praktik penegakan hukum belakangan ini. Konsep the rule of law yang diimplementasikan oleh aparatur hukum dari kepolisian hingga lembaga peradilan dan bahkan komisi dan satgas sekalipun luput dari cita-cita penegakan hukum yang independen, imparsial, dan bebas dari intervensi kekuasaan maupun politik. Kondisi tersebut terjadi lantaran campur tangan politik (partai politik dan politisi) dalam aktivitas penegakan hukum. Hal inilah yang kemungkinan menjadi pintu masuk robohnya negara hukum Indonesia yang kemungkinan akan terdegradasi oleh negara kekuasaan sentralis (machstaat) jika tetap dipertahankan. Negara hukum pun dipertanyakan.

Campur Tangan Politik
Di samping adanya faktor-faktor kriminogen terkait dengan terjadinya infiltrasi antara hukum dan politik belakangan ini, tentunya tidak dapat dilepaskan dari peran dan karakteristik kepemimpinan. Hal yang lumrah untuk dilontarkan karena kasus-kasus besar dan berdimensi struktural saat ini setidaknya melibatkan partai politik penguasa negara ini. ICW mencatat ada 10 kasus korupsi yang melibatkan Partai Demokrat.
Tidak terimplementasikannya penegakan hukum secara independen, tentu tidak hanya karena masalah sikap aparatur (attitudinal problem) namun juga karena intervensi politik, yang keduanya bersinergi secara simultan. Ketua KPK pun mengakui proses pemberantasan korupsi terhambat oleh politik (Republika, Rabu, 27 Juli 2001). Beberapa kasus extra ordinary crime yang mampir di KPK mayoritas dipengaruhi oleh konfigurasi politik, misalnya ditelantarkannya kasus Bank Century yang sampai saat ini tidak mendapatkan kepastian hukum dan hanya mentah di DPR. Dalam hal tersebut jelas dan tentu dimenangkan oleh partai-partai yang berkepentingan dengan keberadaan eksekutif saat ini. Dalam kasus Bank Century berpotensi menyeret para pemilik kursi eksekutif, seperti mundurnya Sri Mulyani dari Menteri Keuangan lantaran terseret dalam kasus ini.
Adapun kasus lain yang kini tengah mendapat sorotan publik yang melibatkan mantan Bendahara Partai Demokrat Nazaruddin, yakni terkait dugaan korupsi dalam program pembangunan wisma atlet SEA Games dan tenaga kependidikan, Kemendiknas. Dalam kasus ini konon kader Partai Demokrat tersebut telah menyumbang Rp 13 miliar ke Partai Demokrat, dan dalam pengakuannya Nazaruddin diperintahkan untuk lari ke luar negeri oleh pimpinan umum Partai Demokrat agar tidak terjamah oleh hukum. Meskipun belum bisa dipastikan semua, pengakuan Nazaruddin di beberapa media massa adalah benar, patut untuk diduga bahwa telah terjadi campur tangan politik dalam aktivitas penegakan hukum di Indonesia. Dan masih ada beberapa kasus yang kemungkinan melibatkan beberapa kader partai politik termasuk Andi Nurpati dari Demokrat dalam kasus mafia pemilu, Agusrin Najamudin, Gubernur Lampung yang dalam kasusnya divonis bebas oleh hakim Syarifudin Umar. Nunun Nurbaetie tersangka suap pemilihan Deputi Senior Gubernur BI yang hingga saat ini masih melancong ke luar negeri.

POTENSIAL

Penunjukan KSAD Sebuah Teladan Good Governance?

Penunjukan KSAD yang baru kemungkinan besar akan menimbulkan pertanyaan sejauh mana pengaruhnya terhadap good governance negara ini, resiko terjadinya conflict of interest dan resiko menurunnya kepercayaan terutama dari golongan terdidik dan jenjang karir perwira di bawahnya.
Dalam pengelolaan perusahaan modern, adanya hubungan antara seorang staf dengan familinya yang berkaitan dengan pekerjaan harus dideklarasikan dengan transparan. Kemungkinan terjadinya conflict of interest diwajibkan untuk diasses dan didokumentasikan secara tertulis dan transparan dengan pernyataan bahwa ybs tidak akan menimbulkan gangguan terhadap good governance.
Dalam pengelolaan negara, mestinya hal itu lebih penting lagi, metodenya tidak boleh kalah. Rakyat harus diberitahukan mengenai ada atau tidaknya potensi conflict of interest ini dan bagaimana upaya-upaya yang sudah dilakukan untuk mencegah terjadinya. Assessment yang dilakukan harus ditambah untuk mencakup aspek budaya, etika, kepatutan dan aspek psikologi massa. Tidak boleh hanya dengan satu pertimbangan tunggal atas nama profesionalisme tapi melemahkan faktor-faktor yang lain.
Lepas dari praktek perlunya good governance itu, penulis sebenarnya tidak meragukan profesionalitas dan integritas dari calon KSAD yang akan ditunjuk. Selain karena sudah teruji di berbagai penugasan, beliau juga dari sebuah keluarga perwira yang di jaman dulu mempunyai warisan nama harum.

Mengapa Tidak dari Wakil KSAD

Idealnya memang tidak ada potensi conflict of interest sama sekali, dengan cara sebisa mungkin menunjuk personal lain yang sama-sama berkualitas dan profesional. Misalnya mengapa tidak ditunjuk saja yang saat ini menjabat sebagai Wakil KSAD untuk berpromosi menjadi KSAD yang baru. Kalau pendekatan ini yang diambil, sebenarnya juga sangat logis bahkan akan lebih diapresiasi oleh rakyat. Dan akan menyingkirkan semua potensi kecurigaan/ketidakpuasan dan meniadakan resiko-resiko yang tidak perlu. Apalagi sebenarnya tidak ada resiko buruk bagi negara ini kalau yang menjadi KSAD yang baru adalah personal yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil KSAD.
Sebenarnya lah pada saat seseorang terpilih oleh rakyat untuk memimpin negara ini, dia harus berani untuk tidak terlalu menampilkan keluarga dan relasinya dalam posisi-posisi kunci.
Kalau ditimbang-timbang dan hasil pertimbangan itu ternyata memunculkan resiko kebangsaan dan kepercayaan, seyogianya langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan kecurigaan harus bisa dihindari.
Kehidupan berbangsa dalam membangun demokrasi yang sehat berkelanjutan hendaknya menghindari dominasi famili tertentu terhadap banyak sektor kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Sebagai contoh, jangan sampai anggota-anggota sebuah famili tertentu menempati posisi mulai dari posisi di kepresidenan, partai, ketentaraan, sampai KADIN dan lain-lain.

Belajar dari Sejarah 1999

Dari sejarah masih segar dalam ingatan kita, masa presiden terdahulu yaitu Soeharto dengan salah satu menantunya yang saat itu memegang posisi kunci sebagai salah satu panglima. Ternyata conflict of interest itu tidak sepenuhnya bisa dihindari, meskipun beberapa orang mungkin masih memperdebatkannya. Ujung-ujungnya, konon pada saat itu publik menangkap adanya disharmoni antara mereka berdua dan konon juga menimbulkan kebingungan di antara rakyat dan pejabat tinggi, yaitu pada saat negara dalam keadaan sulit (ingat peristiwa tahun 1998 - 1999).
Padahal di jaman Pak Harto, posisi jabatan ketentaraan tertinggi yang ditempati oleh familinya baru setingkat panglima komando, yaitu Kopassus dan Kostrad. Belum ada yang sampai posisi kepala staf angkatan.
Melihat lebih jauh lagi ke belakang, kita masih ingat pada saat Pak Harto mulai memberikan bisnis kepada anak-anaknya. Beberapa dari kita pada saat itu menganggap hal itu wajar-wajar saja. Beberapa orang mengatakan “masak anak-anak presiden tidak boleh berbisnis …….  kalau mereka memang mampu, mengapa tidak”. Namun tidak berapa lama kemudian kita semuanya mencatat dalam ingatan kita, anak-anak beliau mendominasi bisnis-bisnis besar di negara ini.

Bisa Saja Menjadi Contoh yang Diterapkan Kurang Baik

Dengan penunjukan KSAD yang baru sekarang ini, publik kemungkinan akan menjadikan proses penunjukan itu sebagai salah satu contoh yang bisa saja diterapkan secara kurang baik. Dalam arti, penunjukan pejabat atau posisi-posisi penting hanya perlu justifikasi untuk tidak harus menghindari potensi conflict of interest, baik itu dalam pengelolaan perusahaan maupun dalam pemerintahan.
Kita punya peribahasa (mohon maaf) “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”, untuk mewanti-wanti siapa pun yang menjadi pemimpin hendaknya ekstra hati-hati karena orang-orang yang dipimpinnya akan mengikuti dengan skala yang mungkin lebih besar dan lebih luas. Kita semua harus eling dengan nilai-nilai kearifan ini.
Jangan sampai nantinya pejabat-pejabat di tingkat yang lebih rendah menempatkan para familinya pada posisi-posisi penting dengan justifikasi profesionalisme.

Kesimpulan

Untuk negara kita yang belum matang dalam good governance, dan dengan adanya contoh sejarah yang belum begitu lama berselang, penunjukan famili untuk posisi high profile / posisi kunci semestinya secara bijaksana dihindari saja.
Tidak kurang banyak posisi-posisi lain yang tidak kalah baiknya untuk ditempati oleh famili-famili yang berbakat, profesional dan berintegritas tanpa harus membuka kemungkinan resiko yang tidak perlu terhadap prinsip-prinsip keadilan, kepatutan, psikologi massa, trust building , good governance dan kepentingan bangsa yang lebih luas.

IMAGINER

Mengapa Tim Independen Perlu?

Epik pertarungan ”cicak melawan buaya” tiba pada titik yang mengaduk-aduk emosi masyarakat luas dengan ditahannya Wakil Ketua KPK (nonaktif) Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah oleh Polri pada hari Kamis (29/10).
Penjelasan Presiden dan Kepala Polri pada hari Jumat (30/10) kelihatannya tidak mampu meredam gejolak tersebut —bila tidak hendak dikatakan justru menuai kekecewaan masyarakat. Praktis berakhir sudah masa ”bulan madu” 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jilid 2.
Banyak pihak di kalangan masyarakat sipil berpendapat bahwa bola kini berada di tangan Presiden SBY, dan di situlah titik kekecewaan mereka, sebab Presiden bersiteguh tidak mau mengintervensi proses hukum yang tengah berlangsung. Di sinilah tidak terdapat titik temu antara tuntutan masyarakat sipil dan Presiden. Deadlock.
Dalam perspektif tertentu, pendirian Presiden SBY tersebut dapat dimengerti. Presiden memang tak bisa melakukan intervensi atas sebuah proses hukum. Akan tetapi, di sisi lain, Presiden juga tidak boleh alpa bahwa ”keunikan” perkara ini ketimbang perkara-perkara hukum lain seumumnya adalah bahwa kalau bicara proses hukum, secara umum diasumsikan bahwa yang menyelenggarakan proses hukum—kepolisian dan kejaksaan—adalah pihak yang netral dan obyektif karena mereka bukan merupakan pihak yang terlibat dalam perkara yang sedang diproses. Adapun dalam perkara ini, perkaranya melibatkan mereka yang menyelenggarakan proses hukum terhadap perkara itu sendiri. Dengan kata lain, proses hukum ini berlangsung di tangan pihak-pihak yang berkepentingan. Di sini terjadi conflict of interest.

Buah simalakama

Maka, wajar belaka bila masyarakat sulit bersedia memercayai kredibilitas proses hukum yang sedang berlangsung. Wajar belaka bila mereka berwasangka bahwa sedang berlangsung suatu skenario kriminalisasi KPK, apalagi dengan adanya serangkaian kejanggalan di mata mereka. Di sinilah letak buah simalakama bagi Presiden.
Oleh karena itu, satu-satunya jalan keluar bagi Presiden adalah membentuk tim independen dugaan kriminalisasi KPK tersebut, yang dapat dibentuk melalui keputusan presiden. Dengan demikian, ia dapat memenuhi desakan agar ia turun tangan sekaligus tidak dianggap memihak atau mengintervensi dalam masalah ini.
Tim tersebut harus beranggotakan orang-orang yang bukan berasal dari Polri, kejaksaan, maupun KPK. Lebih dari itu, mereka haruslah orang-orang yang memiliki kecakapan yang dibutuhkan serta independensi dan integritas yang tinggi. Tugas tim ini adalah melakukan kajian secara komprehensif dan tuntas terhadap dugaan kriminalisasi KPK ini, membuat rekomendasi, lalu melaporkannya kepada presiden dan masyarakat umum.
 Dengan demikian, apa yang dilakukan tim ini selain akan membuat terang perkara ini secara obyektif juga sekaligus akan berfungsi sebagai semacam audit terhadap penanganan Polri dan kejaksaan atas perkara ini. Apakah, misalnya, secara hukum valid apabila polisi menahan orang di antaranya dengan alasan sering menggelar konferensi pers sehingga penyidik merasa terganggu—apa, misalnya, landasannya dalam KUHAP, UU Polri, atau peraturan perundang-undangan lain.
Tentu saja, kedua pimpinan nonaktif KPK itu bukanlah dewa. Mereka juga bisa salah. Akan tetapi, demikian pula sebaliknya, para insan Polri juga bukanlah dewa sehingga pelaksanaan kewenangan mereka, meminjam kata-kata Presiden SBY sendiri ketika bertandang ke kantor harian ini sekitar empat bulan silam, ”must not go unchecked”—dengan kata lain: must not go unaudited.
Tak kurang Presiden SBY sendiri pula yang menyatakan kepolisian harus bisa menjelaskan latar belakang, alasan, serta rujukan hukum tindakannya dalam proses hukum. Justru inilah yang bagi masyarakat terasa absen dan tak kunjung tiba dari pihak Polri. Ini semua perlu walau kita menyadari bahwa proses hukum memang harus berjalan lebih cepat. Hanya saja proses hukum seyogianya mendengar dan menyimak juga hasil kerja tim independen yang meneliti compliance terhadap due process of law.
 Tim independen ini tidak mesti bersifat pro yustisia karena, sayangnya, kita tidak mengenal lembaga special prosecutor dalam sistem hukum kita. Namun, tim ini memberikan laporan dan rekomendasi kepada Presiden dan masyarakat umum. Selanjutnya, Presiden mengambil tindakan berdasarkan laporan dan rekomendasi tersebut. Hanya dengan cara inilah kredibilitas, integritas, dan legitimasi proses hukum perkara ini—dan juga pemerintahan SBY—bisa diselamatkan. Langkah ini adalah langkah yang bijaksana dan akan menjadi graceful exit bagi Presiden dari kemelut ini berikut bola panas yang sedang berada di tangannya. Langkah ini bahkan mungkin akan menjadi graceful exit bagi semua pihak yang terkait dalam gonjang-ganjing ini.

Preseden

Presiden sudah menciptakan preseden semacam itu bagi dirinya ketika membentuk Tim Lima perekomendasi Pelaksana Tugas KPK beberapa waktu lalu. Sebagai anggota Tim Lima, penulis mengalami sendiri tiadanya intervensi atau ”titipan” apa pun dari Presiden SBY terhadap tim tersebut. Presiden menerima baik laporan tim tersebut dan kemudian melaksanakan rekomendasinya. Oleh karena itu, agaknya tidak terdapat alasan bagi Presiden untuk tidak mengulanginya lagi kali ini.
Dalam dunia politik, terdapat semacam ”hukum tak tertulis” yang berbunyi ”bulan madu 100 hari pertama”: selama 100 hari pertama sebuah pemerintahan baru, pihak-pihak yang kritis terhadap pemerintah biasanya ”menahan diri” tidak berteriak terlalu keras dahulu guna memberikan kesempatan kepada pemerintah tersebut. Akan tetapi, sungguh sangat patut disayangkan bahwa akibat prahara ini praktis sirna sudah masa bulan madu 100 hari SBY sebelum waktunya.
Sebagaimana kita saksikan hari-hari ini, suara-suara keras nan lantang yang ditujukan kepada Presiden SBY terkait prahara ini kini telah bergema di mana-mana. ”Hukum tak tertulis” itu ”terpaksa” dilanggar sudah. Oleh karena itu, bila Presiden masih hendak menyelamatkan ”bulan madu”-nya, take action right now: bentuk tim independen pengusut dugaan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK!







Sabtu, 29 Oktober 2011

mylullaby: Fakta - fakta Menarik Tentang Islam

mylullaby: Fakta - fakta Menarik Tentang Islam

22 Beautiful Mosques Of The World

The religion Islam is here for centuries. It was the time when Muslim rule the world. They were not only land lords or rulers but also very nice human being and socialist people. They were also rich so wherever they go, used to create great marvels so that rest will remember them for their brilliance in architecture.
As Muslims used to build other architectural masterpieces, they also created mosques for Muslims as well. This tread is somehow remain in modern-day Muslims as well.
So without wasting time, I want you to see some of the best and beautiful Mosques around the world that shows the greatness and glory of the Muslims. Many of them are new along with centuries old Mosques.
Ohh, just another thing that I like to show you is, check 10 Best Mosques of Pakistan if you didn’t check that post few months ago.

  • MASJID AL HARAM

MASJID AL HARAM 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: Ka’aba or Khana Ka’bah
-          Location: Makka, Saudi Arabia
-          Built in: Around 2000 BC
-          Built by: Originally built by Prophet Ibrahim
-          Capacity: 8000,000 worshipers
-          Special Features & Measurements:
  • surrounds Ka’aba
  • Holiest place for the Muslims of the world
  • Covers an area of 400800 Square meters
  • It has the largest annual religious gathering in the world
  • It has Hijr-e-Aswad
  • It has Aab-e-Zamzam in its premises
  • Height of Ka’bah is 39 feet & 6 inches.
  • Italian marble used for flooring, which absorbed the heat in summer and convert it hotness into coolness and in winter it convert its coolness into hotness.


  • MASJID-E-NABWI
MASJID E NABWI 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Medina, Saudi Arabia
-          Built in: Originally built-in 622 AD
-          Built by: Prophet Muhammad
-          Capacity: 1000,000 worshipers
-          Special Features & Measurements
  • Grave of Prophet Muhammad
  • 2nd Holiest place for Muslims
  • Originally it was 30 x 35 m. Today it covers 165 000 square meters
  • Two prayers halls. Ottoman prayer hall projects south and the main prayer hall covers the ground floor
  • Flat paved roof with 24 domes
  • All the domes can slide open
  • The courtyards equipped with Umbrella tents
  • The walls composed of a series of windows topped by pointed arches with black and white voussoirs.
  • 10 Minars, each 105 m high.
  • Decorated with polychrome marble stone.


  • FAISAL MASJID

FAISAL MASJID 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Islamabad, Pakistan
-          Built in: 1986
-          Designed by: Turkish architect, Vedat Dalokay
-          Built by: Pakistani Govt, with the help of King Faisal bin Abdul Aziz
-          Capacity: 50,000 Worshipers
-          Special Features & Measurements:
  • Was the largest mosque in the world till 1993
  • Turkish architectural style
  • Covered area of 5,000 m2
  • Third largest capacity of accommodating worshipers in its adjoining grounds after the Masjid al-Haram
  • Each Minar 80m high (tallest in South asia), 10 x 100 m in diameter
  • Architects from 17 countries submitted proposal for this Mosque’s construction
  • Cost of building: 130 million Saudi riyal (approx. $120 million)
  • Size: Building height: 131ft (40m); minaret height: 300ft.
Note: Read about my personal experience about Shah Faisal mosque when I visited in last Ramadan.

  • SHEIKH ZAYED MOSQUE

Shaikh Zayed Mosque 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Abu Dhabi, UAE
-          Year of completion: 2007
-          Capacity: 40.000 worshipers
-          Special Features & Measurements:
  • Mix of Mughal, Arab & Moorish Architecture
  • 4 Minars at 4 corners, each 115 m tall
  • 57 Domes
  • Courtyard measures 17000 square meters
  • World’s Largest hand-made carpet, 5627 square meter weighs 47 tons
  • Seven chandeliers, World’s largest Chandelier – 10 m in diameter, 15 m in height.


  • HASSAN II MOSQUE

HASSAN II MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Casablanca, Morocco
-          Year of completion: 1993
-          Designed by: Designed by French architect, Michel Pinseau.
-          Built by: Bouygues.
-          Capacity: 105.000 Worshipers
-          Special Features:
  • Largest mosque in Morocco, Third Largest in the world
  • Tallest minar – 210 m
  • Almost half mosque is built on Atlantic water
  • Part of the floor is glass and sea water can be seen.
  • Specially designed for earthquakes.


  • MASJID UBUDIAH

Masjid Ubudiah 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Kuala Kangsar, Malaysia
-          Designed by: Arthur Benison Hubback
-          Built in Year: 1917
-          Built by: Sultan of Perak
-          Special Features:
  • Most beautiful mosque of Malaysia
  • Total Cost of RM 200.000, high for its times.


  • MUHAMMAD ALI MOSQUE

muhamed ali mosque 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Aka: Mosque of Muhammad Ali Pasha or Albaster Mosque
-          Location: Citadel, Cairo, Egypt
-          Built by: Commissioned by Muhammad Ali Pasha in memory of his eldest son
-          Built in year: Took 27 years. 1830 – 1857
-          Special Features & Measurements:
  • Largest mosque built in the first half of 19th century
  • Animated silhouette and twin minarets
  • Most Visible Mosque in Cairo
  • Stripped walls were clad with wood painted to look like marble
  • Square shaped. 41 x 41 m
  • Mosque 52 m and Minarets 82 m high
  • Central Dome 21 m high


  • SULTAN OMAR ALI MOSQUE

SULTAN OMAR ALI MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: Sultan Omar Ali Saiffudin Mosque
-          Location: Bandar Seri Begawan, Sultanate of Brunei
-          Year of completion: 1958
-          Special Features:
  • Most Spectacular mosque of Asia- Pacific
  • Influence of Islamic and Italian Architecture
  • Constructed on artificial lagoon
  • Marble minarets and Golden Domes
  • Floral Gardens
  • A long bridge over the lagoon leading to the entrance
  • Another bridge connects to a structure in water resembling a ship
  • Main Dome covered with pure Gold
  • 52 m high, the mosque can be seen from almost everywhere in the city
  • Minerates have working elevators


  • SULTAN QABOOS MOSQUE

SULTAN QABOOS MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Oman
-          Year of completion: 2001
-          Built by: Sultan Qaboos
-          Capacity: 20 000 Worshipers
-          Special Features & Measurements:
  • Built with 300 000 tons of Indian sandstone
  • Main Prayer Hall is square – 74.4 x 74.4 m
  • Central Dome 50 m
  • Main minar 90 m high
  • Four other minars 45.5 m high
  • World’s Second largest hand made carpet – 4343 square meters
  • World’s second largest Chandelier – 14 m high


  • SULTAN AHMAD MOSQUE

SULTAN AHMAD MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: The Blue Mosque
-          Location: Istanbul, Turkey
-          Built in: 1609 and 1616, during the rule of Ahmed I
-          Special Features:
  • Lined with more than 20,000 handmade ceramic tiles
  • The upper levels of the interior are dominated by blue paint
  • More than 200 stained glass windows with intricate designs admit natural light
  • On the chandeliers, ostrich eggs are found that were meant to avoid cobwebs inside the mosque by repelling spiders
  • The decorations include verses from the Qur’an, many of them made by Seyyid Kasim Gubari


  • SULTAN HASSAN MOSQUE

 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Cairo Egypt
-          Completed in: 1363
-          Built by: Sultan Hassan bin Al Nasir
-          Special Features & Measurements:
  • Most compact and unified monument of Cairo
  • A masterpiece of  Mamluk Architecture
  • Facade is 76 meters long and 36 meters high
  • Verses from the Quran in elegant Kufic and Thuluth scripts


  • QOLSHARIF MOSQUE

QOLSHARIF MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Kazan Kremlin
-          Built in: 16th Century originally, Rebuilt and completed in 2005
-          Special Features:
  • Second largest mosque in Europe
  • Traditional Volga Bulgaria Architecture
  • 8 minarets and central cupola
  • Was rebuilt with the donations of several Muslim countries (Saudia Arabia & UAE)
  • Most important symbols of Tatar aspiration to independence


  • EL MURSI ABUL ABBAS MOSQUE

EL MURSI ABUL ABBAS MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Alexandria, Egypt
-          Built in: 1775
-          Design: Ayoubids design
-          Special Features & Special Features:
  • Walls of the mosque stand 23 meters high and dressed in artificial stone
  • Minarets are 73 m high
  • Ayoubids design, with four floors.
  • Ground floor is 15 m high and square shaped.
  • First floor is 8 m high and is octagonal.
  • Second floor is 15 m high and it is hexadecagonin shape (16 sides).
  • The top floor is 3.2 meters high and is circular.


  • BADSHAHI MOSQUE

Badshahi Mosque pakistan 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Lahore, Pakistan
-          Built in: 1673
-          Built by: Emperor Aurangzeb
-          Capacity: 110.000 Worshipers
-          Special Features & Measurements
  • Was the largest mosque in the world for 313 years
  • The four minarets of the Badshahi Mosque are 13.9 ft (4.2 m) taller than those of the Taj Mahal and the main platform of the Taj Mahal can fit inside the 278,784 sq ft (25,899.9 m2) courtyard of the Badshahi Mosque, which is the largest mosque courtyard in the world.
  • On the occasion of the second Islamic Summit held at Lahore February 22, 1974, thirty-nine heads of Muslim states offered their Friday prayers in the Badshahi Masjid
  • A small museum is also attached to the mosque complex. It contains relics of the Prophet Muhammad, his cousin Ali, and his daughter, Fatimah.


  • ZAHIR MOSQUE

ZAHIR MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Alor Satar, Malaysia
-          Built in: 1912
-          Built by: TM Tunku Mahmud Ibni Almarhum Sultan Tajuddin Mukarram Shah
-          Special Features & Measurements:
  • The site of this mosque was the cemetery of Kedah warriors who had died while defending Kedah from the Siamese in 1821
  • Architecture was inspired by Azizi mosque
  • 5 large prime domes symbolizing the five pillars of islam
  • Covers 11558.3 square meters
  • Central Prayer hall is 62 x 62 feet
  • One of the oldest mosques in Malaysia
  • Was in the list of 10 most beautiful mosques in the world.


  • SABANCI MOSQUE

SABANCI MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          Location: Adana, Turkey
-          Built in: 1998
-          Built by: Turkish Religious Foundation and Sabanci Foundation
-          Capacity: 28500 Worshipers
-          Special Features & Measurements:
  • Largest Mosque in Turkey
  • Exterior of the mosque is similar to Sultan Ahmed Mosque and interior is similar to Selimiye Mosque
  • Built over 52600 Square meters
  • It has 6 minars, 4 are 99m high while 2 are 75 m high and 8 pillars which carry the central dome
  • The central dome is 32 m in diameter and 54 m high
  • 4 classrooms, 10 itikaf rooms, rooms of imam and muezzin, discussion rooms and the fountain.


  • AL FATEH GRAND MOSQUE
AL FATEH MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: Al- Fateh Islamic Center or Al-Fateh Grand Mosque
-          Year of completion: 1988
-          Built by: Sheikh Isa ibn Salman Al Khalifa
-          Location: Bahrain next to King Faisal Highway Jaffair
-          Capacity: 7000 Worshipers
-          Special Features: Fiber Glass Dome, weighing over 60,000 Kg. World’s largest fiber glass dome.

  • ISFAHAN MOSQUE

ISFAHAN MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: The Imam Khomeini Mosque
-          Foundation Stone: laid in 1611
-          Location: Isfahan, Iran
-          Built by: was built during Safavids period.
-          Measurements and Features:
  • Port – 27 m high
  • Two minars – 42 m tall
  • Surrounded by 4 iwans and arcades
  • Largest Dome in the city. 52 m high. The dome is double layered.


  • MASJID TOOBA

mosque tooba 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: Goal Masjid (due to its round shape)
-          Location: Karachi, Pakistan
-          Built in: 1969
-          Capacity: Central Prayer hall capacity – 5000 worshipers
-          Special Features & Measurements:
  • Largest single dome mosque in the world
  • Built with pure white marble
  • The dome is 72 m in diameter
  • Dome is balanced on a low wall and no pillars are found
  • Single minaret 72 m high
  • Use of Acoustic design so that there is no need for speakers


  • GOLDEN MOSQUE, Manila

GOLDEN MOSQUE Manila 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: Masjid Al-Dahab
-          Year of completion: 1976
-         Location: Quiapo district in Manila, Largest mosque in Manila
-          Special Features: Golden Domes and minars.

  • SULTAN MOSQUE

Sultan Mosque 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: Masjid-e-Sultan
-          Location: Singapore
-          Built in: Original Mosque completed in 1826
-          Rebuilt: It was rebuilt and renovated and the work completed in 1928

  • KRISTAL MOSQUE

KRISTAL MOSQUE 22 Beautiful Mosques Of The World
-          AKA: Crystal Mosque
-          Location: Kuala Terengganu, Malaysia
-          Built in: 2008
That’s it Friends!
Now waiting for your comments, what you think about these beautiful Mosques of the world, which you already visited, what about your experience there, Which one you most like and have desire to go there.